Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakaatuhPeriode dakwah Rasulullah SAW periode mekah dilakukan selama 13 tahun, dalam 13 tahun itu Rasulullah fokus pada pembangunan akidah islam, dalam jangka waktu yang lama tersebut itu menyiratkan kepada kita bahwa akidah adalah sesuatu yang sangat penting. Akidah sendiri adalah pemikiran menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan kehidupan serta apapun yang ada sebelumnya dan sesudahnya.diyakini dan diterima 100% dengan akal dan hati dan berdasarkan argument yang kuat
Saya teringat sekitar 2 tahun yang lalu, saat itu suasana
dalam kelas hening. Setelah menjelaskan materi guru pun bertanya kepada kami…
Guru : siapakah di kelas ini yang belum percaya dengan
keberadaan Allah?
(semua diam pertanda semua siswa percaya kepada keberadaan Allah SWT). Namun sudah 100% kah keyakinan mereka ini ?? I don’t think so :D
kemudian guru tersebut kembali bertanya, namun kali ini ia bertanya kepada seorang siswa, siswa ini tergolong bandel dikelas kami, sebut saja Jhon(nama disamarkan :D hehe).
(semua diam pertanda semua siswa percaya kepada keberadaan Allah SWT). Namun sudah 100% kah keyakinan mereka ini ?? I don’t think so :D
kemudian guru tersebut kembali bertanya, namun kali ini ia bertanya kepada seorang siswa, siswa ini tergolong bandel dikelas kami, sebut saja Jhon(nama disamarkan :D hehe).
Guru : jhon, kamu percaya kan kalo Allah itu ada??
Jhon : percaya pak, tapi pak saya bingung, kta kan diciptakan oleh Allah nah trus Allahnya munculnya dari mana?masa ujug-ujug ada?
guru : jhon-jhon katanya percaya koq tapi-tapian, hal seperti itu tak layak untuk difikirkan.
Jhon : percaya pak, tapi pak saya bingung, kta kan diciptakan oleh Allah nah trus Allahnya munculnya dari mana?masa ujug-ujug ada?
guru : jhon-jhon katanya percaya koq tapi-tapian, hal seperti itu tak layak untuk difikirkan.
Pernyataan
guru tersebut benar karena akal manusia
memang sangat terbatas, namun jhon pun tidak salah karena fitrah manusia itu selalu berfikir sebelum
akalnya terpuaskan(dgn catatan otaknya dipake ya :D). Begitu pula saya,
sering muncul pertanyaan pada diri saya sendiri yang sangat mengganggu, “kalo
Allah itu yang menciptakan kita, lalu siapa ya yang menciptakan
Allah??hmm” berhari hari, berminggu
minggu, berbulan bulan, bertahun tahun. Halah lebay.haha XD tapi itu yang benar
terjadi pada diri saya, saya mencoba berhenti memikirkannya namun selalu
muncul. Sampai saya sampai pada titik jenuh dan stress Cuma gara-gara mikirin
ntu pertanyaan aja. Hehe
Setelah muter-muter mikir dan cari jawaban Alhamdulillah
sekarang akal saya sudah terpuaskan. Yuk kita bahas :D
Kawanku
yang baik hatinya, setidaknya ada tiga kemungkinan yang menyatakan eksistensi
keberadaan tuhan, “kita pura-puranya sedang mencari tuhan nih :D”
1.
Teori yang pertama adalah Tuhan itu diciptakan
oleh sesuatu yang lain
2.
Tuhan itu menciptakan dirinya sendiri
3.
Tuhan itu wajib ada(klo kta ust felix, “god must
exist”)
Mari kita bahas, teori yang pertama adalah bathil, jika
kita berfikir maka hal tersebut tidak dapat diterima logika. Sederhana saja
kawan, jika tuhan itu diciptakan maka ada suatu zat yang lebih hebat dari tuhan
tersebut, harusnya kita menyembah zat yang menciptakan tuhan dong, karena dia
lebih hebat. Loh tapi apa yang menciptakan zat tersebut?, jika kita teruskan maka pertanyaan ini tak akan berujung pada
akhir. Artinya teori pertama gagal memuaskan akal kita.
Teori
yang kedua menyatakan tuhan itu menciptakan dirinya sendiri kemudian baru
menciptakan alam semesta, “hmm klo dipikir-pikir mah bisa nmanya juga tuhan,
kan bisa apa aja” gundulmu,
jika kita berfikiran seperti itu maka saya sarankan anda ke psikiater.hehe piss
begini kawan, tuhan menciptakan dirinya sendiri, mungkinkah berawal dari
ketiadaan kemudian menjadi ada tanpa ada yang mengawali?? Lantas kekuatan apa
yang memunculkan tuhan tersebut?? “walah balik maning, puyeng aku”, coba kita
fikirkan lagi dengan menciptakan dirinya
sendiri, maka secara tidak langsung ia menempatkan dirinya sebagai makhluk yang
diciptakan oleh dirinya sendiri, loh?? Jadi tuhan ato mahluk nih koq plin
plan gitu. Maka teori yang kedua juga gugur.
Teori
yang ketiga tuhan itu wajib
ada, keberadaannya adalah mutlaq ia tidak berawal dan tidak berakhir, karena
ialah yang mengawali dan mengakhiri.
Nah ini baru puas saya. Maka jika ada yang bertanya “siapa yang
menciptakan tuhan?” jawabannya adalah tuhan tidak diciptakan, tidak pula
berawal dan tidak berakhir karena ialah yang maha mengawali dan mengakhiri.
Inilah maksud dari wajibul wujud yang
diajarkan oleh islam.
Secara
konseptual akal saja, kita dapat menemukan bukti bahwa tuhan itu pasti ada dan
harus ada. Ini artinya secara pemikiran
dan konseptual saja islam sudah jauh melanglang diatas agama lain karena islam
adalah satu-satunya agama yang benar. Eiits cerita pak guru dan jhon belum selesai,
guru tersebut melanjutkan jawabannya dengan bercerita. Berikut ceritanya
Pada suatu hari di salah satu perkuliahan, seorang profesor
berkata dengan lantang di depan para muridnya “tuhan itu tidak ada! Siapa dari kalian yang percaya tunjukan mana
wujudnya!” dengan santai seorang mahasiswa bertanya “prof,
apakah anda pernah melihat otak anda sendiri, tunjukan pada saya prof, seperti
apa bentuk neuron otak anda, ada berapa sinaps yang ada dalam otak anda, wah
jangan-jangan anda tidak punya otak?” professor tersebut terdiam dan segera keluar
dari ruangan tersebut.
Cerita
sederhana namun sarat makna, cerita tersebut mengajarkan kepada kita bahwa apa
yang tidak bisa kita lihat bukan berarti tidak ada. Ia ada namun akal kita
terlalu lemah dan terbatas sehingga tidak bisa mencerna.
Nah sekian dulu pada kesempatan kali ini, in syaaAllah di
part 2 akan saya jelaskan mengenai hakikat dan sifat akal, apa sih yang
menyebabkan akal kita terbatas? Kenapa sih akal tidak mampu memikirkan sesuatu
yang belum pernah kita lihat? Nah itu beberapa rumusan masalah untuk materi
selanjutnya. Rajin-rajin main ya :D salam dari kami Wallahua’lam bishowwab,
aqulu qouli hadza astagfirullahaladzim.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
sumber : Syekh taqiyyudin an-nabhani : nidzomul islam
Felix y siauw : beyond the inspiration
pengalaman pribadi
Felix y siauw : beyond the inspiration
pengalaman pribadi





