Kenapa
Harus Jilbab (Part II)
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakaatuh
Alhamdulillah
nih, kami masih diberi kesempatan untuk berbagi sedikit ilmu kepada para
pembaca. Semoga dengan adanya tulisan ini, kita semua dapat menjadi pribadi
yang lebih baik lagi :) aamiin..
Seperti yang
pernah disampaikan dalam artikel sebelumnya, kita membahas tentang kenapa
muslimah harus memakai jilbab. Nah,
sekarang kita membahas fenomena jilbab
masa kini. Menurut kalian, sekarang kan jilbab lagi trend banget tuh.. banyak muslimah yang pakai jilbab.
Alhamdulillah dong banyak yang pakai jilbab, tapi maaf bukannya suudzan ya.
Mereka memakainya ikhlas karena Allah atau sebagai fashion aja. Ingat loh,
sesuatu yang niatnya bukan karena Allah bisa menjadi syirik kecil dan itu dosa
besar. Niatkan semuanya karena Allah ya, dan ingat jilbab bukan sekedar fashion. Jadi sudah
siapkah untuk berjilbab? Kalau sudah, mari sekarang kita cari tahu tentang:
1. Bedanya
jilbab, hijab, khimar/ kerudung apa?
2. Seperti
apa jilbab yang sesuai dengan syariat itu?
3. Kenapa
harus sesuai syariat?
Banyak banget ya
pertanyaannya.. Oke, kita akan bahas
satu persatu.
1. Hijab menurut Al Quran artinya penutup secara
umum. Dalam surat Al Ahzab:58. Jadi, hijab berarti umum, bisa berupa tirai
pembatas, dll. Sehingga memang terkadang
kata Hijab dimaksudkan untuk makna jilbab. Adapun makna lain dari hijab adalah
sesuatu yg menutupi atau menghalangi dirinya. Hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi, dengan
kata lain al-Hijab adalah benda yang menutupi sesuatu.
Dlm hal ini Syaikh Al Bani rahimahullah mengatakan,
“Setiap Jilbab adalah Hijab, tetapi tidak semua hijab itu jilbab,
sebagaimana yang tampak.”
Lanjut
ke Jilbab.
Hal ini tertuang dlm perintah Allah, Al-Ahzab:59 “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke sluruh tubuh mereka…” Dalam kamus yang dianggap standar dalam Bahasa Arab, akan kita dapati pengertian Jilbab seperti berikut :
“ Jilbab berarti selendang, atau pakaian lebar yang dipakai wanita untuk menutupi kepala, dada dan bagian belakang tubuhnya.” Dapat kita ambil kesimpulan bahwa Jilbab pada umumnya adalah pakaian yang lebar, longgar dan menutupi seluruh bagian tubuh. Sebagaimana disimpulkan oleh Al Qurthuby: “Jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh.” Kecuali Wajah dan telapak tangan. Adapun Jilbab dalam surat Al-Ahzab (33) : 59, sebenarnya adalah baju longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah.
Hal ini tertuang dlm perintah Allah, Al-Ahzab:59 “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke sluruh tubuh mereka…” Dalam kamus yang dianggap standar dalam Bahasa Arab, akan kita dapati pengertian Jilbab seperti berikut :
“ Jilbab berarti selendang, atau pakaian lebar yang dipakai wanita untuk menutupi kepala, dada dan bagian belakang tubuhnya.” Dapat kita ambil kesimpulan bahwa Jilbab pada umumnya adalah pakaian yang lebar, longgar dan menutupi seluruh bagian tubuh. Sebagaimana disimpulkan oleh Al Qurthuby: “Jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh.” Kecuali Wajah dan telapak tangan. Adapun Jilbab dalam surat Al-Ahzab (33) : 59, sebenarnya adalah baju longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah.
Kemudian Khimar,
ini yg biasa disebut dgn Kerudung. Perintah Khimar terdapat dalam QS
An-Nur ayat 31. (Coba dibuka al-qur’annya J)
Khimar atau kerudung adalah apa yang dapat menutupi kepala, leher dan dada tanpa menutupi muka (Al-Baghdadiy, 1991)
Khimar atau kerudung adalah apa yang dapat menutupi kepala, leher dan dada tanpa menutupi muka (Al-Baghdadiy, 1991)
Jadi jelas kan, perbedaan antara Jilbab,
Hijab, dan Khimar / Kerudung. Yang masih belum longgar
& menutup seluruhnya brarti baru berkhimar. Karna Jilbab tak sekedar
penutup kepala hingga menutupi dada, ia melindungi seluruh tubuh kecuali wajah
dan telapak tangan.
2. Lantas bagaimana kriteria jilbab
sesuai syari’at?
Yaitu jika dan hanya jika:
1. Menutup seluruh badan selain bagian yang dikecualikan(muka dan telapak tangan)
2. Tidak dijadikan perhiasan
3. Jilbab itu harus tebal tidak tipis
4. Jilbab harus longgar, tidak ketat
5. Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi
6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
7. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir
8. Tidak berupa pakaian Syuhrah(sensasi) baik itu terlalu mewah karena mahal ataupun terlalu murahan yang dipakai untuk menunjukkan sikap zuhud dan dilakukan atas dasar riya
Yaitu jika dan hanya jika:
1. Menutup seluruh badan selain bagian yang dikecualikan(muka dan telapak tangan)
2. Tidak dijadikan perhiasan
3. Jilbab itu harus tebal tidak tipis
4. Jilbab harus longgar, tidak ketat
5. Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi
6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
7. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir
8. Tidak berupa pakaian Syuhrah(sensasi) baik itu terlalu mewah karena mahal ataupun terlalu murahan yang dipakai untuk menunjukkan sikap zuhud dan dilakukan atas dasar riya
3. Mengapa harus sesuai syari’at?
·
Karena jilbab adalah perintah
Allah, dan seharusnyalah kita berjilbab karena Allah dan sesuai yang
dituntunkan Rasulullah.
·
Karena jika tidak, kita
cenderung mengikuti aturan nafsu kita sehingga jauh dari batasan-batasan syar'i.
·
Karena jika tidak, maka bisa
menjerumuskan si pemakai kejurang penyesalan yang sangat besar diakhirat yaitu
neraka.
·
Karena dengan sesuai syariat
hati lebih tenang, lebih dekat kepada Allah.
·
Karena jilbab bukan sekedar
mode fashion atau inoveishion(inovasi veil fashion) tapi dia justru berfungsi
menutupi keindahan/perhiasan wanita muslimah itu sendiri.
Jadi udah tahu kan, kenapa para
muslimah harus menutup aurat dengan sempurna dan harus sesuai syari’at. Jangan
sampai kita berjilbab namun mengundang kemudharatan, bukannya mendapat pahala
tapi mendapat dosa karena tidak tahu ilmunya. Karena kita juga harus
berhati-hati dengan pakaian yang kita pakai, bisa jadi gara-gara mengikuti
fashion saat ini kita meninggalkan syari’at yang seharusnya kita junjung
tinggi-tinggi. Mari rapatkan barisan untuk menjunjung tinggi syari’at Islam.
Kalau bukan orang Islamnya sendiri yang menegakkan, lalu siapa lagi?
Mungkin hanya ini yang bisa
kami sampaikan, jika banyak kesalahan dalam artikel kami mohon dimaafkan.
Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT semata :-)
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarakaatuh
Sumber :
http://www.islamedia.co/2014/04/jilbab-bukan-sekedar-fashion-inilah.html






