Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh :).
huuft, setelah lama dengan kesibukan sekolah membuat penulis tak sempat
meneruskan, Alhamdulillah di Ramadhan ini Allah SWT memberikan kesempatan untuk
kembali melanjutkan pembahasan kita :D yuk cekidot !
Jika pembahasan sebelumnya adalah
mengenal tuhan melalui akal, maka kali
ini kita akan membuktikan keberadaan tuhan melalui ilmu pengetahuan.
Seiring kemajuan dalam ilmu
pengetahuan dan teknologi, muncul
pertanyaan-pertanyaan besar seperti bagaimanakah jagat raya terbentuk??. Secara
garis besar ilmuwan mengajukan 2 gagasan besar yaitu Accidentaly teory dan
Big Bang.
Mari kita kaji satu per satu.
1. Accidentaly teory atau teori kebetulan yang diajukan
oleh Immanuel kant “menyatakan
bahwa jagat raya muncul dengan sendirinya dari ketiadaan secara tidak sengaja,
dan bukan merupakan produk rancangan”, teori tersebut sejalan dengan teori
yang dikemukakan oleh salah seorang materialis bernama Fred hoyle dengan Steady State Teory(teori keadaan tetap)
Teori
yang pertama mengingkari adanya penciptaan, bersamaan dengan
berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, penemuan-penemuan baru malah
semakin meruntuhkan teori tersebut.
2.
Big Bang teory,
didasarkan pada pengamatan Edwin Huble seorang
Astronom Amerika melalui teleskop raksasanya. Ia melakukang pengamatan terhadap
pergerakan bintang-bintang, ia menyadari bahwa bintang-bintang tersebut
bergerak semakin menjauh dari bumi, bahkan tiap-tiap galaksi saling
menjauh satu sama lain. Misalkan kita menggambar titik-titik pada permukaan
balon, kemudian kita meniupnya, maka titik-titik tersebut akan saling menjauh.
Dari pengamatan ini didapat kesimpulan bahwa jagat raya
mengembang. Jika kita berfikir terbalik maka pengembangan tersebut
akan mengerucut pada 1 titik.
Titik tersebut yang ilmuan sebut dengan Particle
Of God(partikel tuhan), ilmu pengetahuan tidak dapat menjelaskan hal
tersebut. Bayangkan keajaiban partikel tuhan ini !
Para
ilmuan materialis pendukung evolusi, menjatuhkan teori ini dengan membabi buta,
menentang dengan dalih yang kadang tidak diterima akal, mereka berusaha
membuktikan bahwa teori big bang adalah produk gagal. Namun seiring
berkembangnya pengetahuan, pencarian mereka malah menghancurkan teori mereka
sendiri dan semakin menguatkan Big Bang.
Pada tahun 1948 George
Keenov menyatakan : “Jika jagat raya
ini terbentuk dari sebuah ledakan besar, maka seharusnya ada sisa-sisa radiasi
yang tersebar di seluruh jagat raya ini.”
bukti tentang pernyataannya tersebut datang tak terlalu lama, tahun 1965 Robet Wilson dan Arnold Penzias berhasil membuktikan adanya radiasi yang tersebar tersebut melalui serangkaian penelitian. Dan karenanya mereka mendapatkan Nobel.
bukti tentang pernyataannya tersebut datang tak terlalu lama, tahun 1965 Robet Wilson dan Arnold Penzias berhasil membuktikan adanya radiasi yang tersebar tersebut melalui serangkaian penelitian. Dan karenanya mereka mendapatkan Nobel.
1989 NASA mengirim satelit untuk kembali membuktikan
keberadaan radiasi warisan ledakan besar, dan hanya
8 menit setelah satelit mencapai orbit, hal tersebut dapat dibuktikan !
Bukti-bukti ini semakin menghancurkan steady state teory dan
para pendukungnya yang notabene pengingkar penciptaan, Big Bang membuat
mereka terbuang dalam keranjang sampah sejarah !
Padahal 1400 tahun lalu Al Qur’an telah menyatakan tentang
kebenaran ini
30. dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui
bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian
Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang
hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman? ( Al- ‘Anbiyya/21 : 30)
Subhanallah, keren abiis kan al
qur’annya kita :D bangga dong sebagai muslim, ALLAHU AKBAR
!
Next question, mungkinkah jagat raya
terbentuk dengan sendirinya tanpa disengaja???
Karena dunia kita berawal dari titik bervolume nol, bermassa tak
terhingga, maka titik tersebut mempunyai gaya tarik yang sangaaaaaaaat kuat ! maka
jika ledakan tersebut tanpa perhitungan maka mustahil dunia ini akan terbentuk.
Kita simak penjelasan Stephen Hawking, fisikawan genius abad ini “Jika laju pengembangan sedetik setelah
ledakan besar lebih lambat, bahkan hanya 1 banding 100.000 trilyun, alam
semesta akan kembali menciut sebelum sempat mencapai ukuran yang sekarang”
Oke saya jelaskan, dengan kata
lain jika kecepatan ledakan tersebut lebih lambat 1 per 100.000 trilyun detik
saja, maka pecahan calon jagat raya akan kembali menciut dan saling
bertabrakan, karena kuatnya gaya tarik titik tersebut, namun jika terlalu cepat
1 per 100.000 trilyun detik saja, maka galaksi-galaksi, bintang-bintang,
termasuk didalamnya Bumi dkk, akan tersebar acak tak beraturan. Wew !
subhanallah :D
Coba deh mikir, dari milyaran
galaksi dan trilyunan bintang yang ada dalam semesta ini, adakah yang saling
bertabrakan satu sama lain hingga saat ini ! kayanya
kalo iya, kita ga akan lahir di dunia ini.hehe
semuanya dalam keteraturan guys,
imagine that :D
Sederhanannya bayangin kalian
maenan petasan, setelah meledak pasti potongan-potongan kertas tersebut
bececeran ga beraturan kan !
Lalu mungkinkah jika jagat raya
ini terbentuk dengan sendirinya dengan tidak disengaja tanpa adanya perhitungan
dan perencanaan? Jika memang tanpa perencanaan dan perhitungan mengapa jagat
raya ini begitu teratur, muncul bimasakti, milki way, bumi dkk didalamya dengan
semua keajaibannya.
Jika tanpa perancangan mengapa laju
pengembangan begitu tepat, kedudukan bumi terhadap matahari, viskositas(baca
kekentalan) air, jarak bumi dengan bulan, perbandingan gas, panjang gelombang
matahari begitu cocok bagi kehidupan kita, mungkinkah tanpa perancangan? Mikir woy !
hehe
Nah, itulah kawan jika kita
menggunakan segenap pikiran kita untuk mengkaji alam ini, kita akan menemukan
tuhan kita Allah SWT yang maha hebat :D
Jgn coba-coba jadi atheis ya,
mereka org gapunya otak :D.
Akhirnya semoga artikel sederhana
ini bisa menambah keyakinan dan keimanan kita kepada Allah, Aamiin :D
Jangan bosen berkunjung
yaaa!!
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi
Wabarakaatuh
sumber : - buku karya-karya Harun Yahya
- beyond the inspiration karya Felix Y Siauw
sumber : - buku karya-karya Harun Yahya
- beyond the inspiration karya Felix Y Siauw








