(Loading...)

Kenalan Dulu Yuk

assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakaatuh.. perkenalkan kami ulul-albaab ^^ dibuatnya situs ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan...

Kenapa Harus Berhijab ¿ (part 1)

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.. Salam hangat dari kami untuk para pembaca, semoga kesehatan dan keselamatan selal...

Ilmuwan Optik Muslim Terbaik Sepanjang Sejarah (part I)

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuhu, Ilmuwan terkenal di bidang Optik pertama adalah seorang Muslim, belum tah...

Remaja Juga Bisa Jadi Politisi

Remaja Juga Bisa Jadi Politisi Bismillaahirrahmaanirrahiim Assalaamu’alaikum sobat J Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempat...

Kenapa Harus Berhijab ? (part II)

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakaatuh Alhamdulillah nih, kami masih diberi kesempatan untuk be...

Boleh Ga sih Baca Zodiak??


Percaya Zodiak?

Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Assalaamu ‘alaikum warohmatullahi wabarokaatuhu.

Alhamdulillaah, masih diberi kesempatan untuk saling berbagi di laman ini. Kali ini kita akan bahas tentang Zodiak. Pasti nama zodiac ini ngga asing yah bagi kita kaum remaja, dan pastinya sudah pada tau kanapa artinya zodiak? Yups, zodiac adalah sejenis ramalan tentang apaaa aja deh, ada asmara, kesehatan, keuangan, dan sebagainya yang prediksinya berdasarkan rasi bintang.
Contoh nya nih:

*** Gemini ***
Asmara            : do’I kayaknya pengen pedekate tuh sama kamu.
Kesehatan       :  jangan sering tidur malam, ntar masuk angin.
Keuangan       : yes, dapet tambahan uang saku bulan ini.
Ato yang lebih kocak lagi “anda tidak cocok kerja di air” haha

Kurang lebih begitulah contohnya sob :D

Hayooo siapa di antara sobat muslim yang masih seneng baca ramalan bintang alias zodiak?

Biasanya sih zodiak dimuat di majalah-majalah remaja. Terus gimana sih hukumnya kita mempercayai zodiak?

Sebelum kesitu kalo menurut keterangan sih katanya ramalan zodiak itu diambil dari keadaan orang-orang yang ada dikantor penerbitan. Misal majalah ANU mengeluarkan rubrik tentang zodiak, nah keterangannya diambil dari kondisi karyawan disana tergantung zodiaknya, jadi ditanyain tuh satu-satu. Yaeelaah sobat ulul albaab mah kudu cerdas :D ga penting kali bacain punya orang.
Okeh, kawanku yang baik, kita semua sudah tau kan, bahwasannya Allah satu-satunya Yang Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Termasuk masa depan kita itu adalah perkara yang ghaib.



59. dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (QS Al An’am/6 :59)

Hati-hati yaa sob, saat kita mempercayai zodiak, maka kita berarti telah terjebak dalam perangkap setan yang bernama syirik alias menyekutukan Allah. Kok bisa sih? Yaiyalah, karena jika kita mempercayai zodiac sama halnya kita mengakui bahwa ada selain Allah yang mengetahui apa-apa yang akan terjadi. Padahal kalau kita yakin sama firman Allah dalam QS Al An’am tadi, tidak ada yang bisa mengetahuinya kecuali Dia (Allah Swt).

Terus, kenapa sih, seolah-olah yang dikatakan zodiak itu benar terjadi pada kita di kemudian hari? 

Jawabannya simple aja. Jika kit a baca baik-baik redaksi dari zodiak-zodiak, sebenarnya yang dipaparkan adalah hal-hal yang umum dan semua orang pun tahu akan hal itu sehingga peluang terjadinya besar.

misalkan:
Ini dia kata bintang mu hari ini :
* coba banyakin senyum, biar dia makin suka
* jangan telat makan, nanti maghnya kambuh lho..
* possitif thinking aja, yakin semua nya akan berjalan lancar.
 Satu lagi nih “jangan lupa makan sayur, ntar sembelit, lebih parah lagi wasir” halaaah.haha

Yups, semua kata-kata yang muncul dalam zodiak itu adalah kata-kata yang umum, siapapun bisa mengalaminya. Nah itulah yang menyebabkan mengapa ramalan zodiac itu terkesan ampuh dan meyakinkan.
Sebenarnya masih banyak lagi, hal-hal lain yang bisa menjerumuskan kita kearah syirik. Contohnya:

*main jelangkung datang tak dijemput pulang tak di antar (kasianbangetdeh)
*cinta ditolak dukun bertindak
*memakai jimat biar jadi orang sakti(Golok, senapan, sampai Cangkul, lewaaat)
*ziarah kemakam-makam berniat mencari pesugihan

Semua itulah perangkap-perangkap setan yang bisa menjatuhkan kita dalam lembah kesyirikan, kalo bahasanya Ibnu Qoyyim al Jauziyah syirik itu bagaikan semut hitam yang berjalan pada malam yang gelap gulita Na ‘dzubillaahi min dzalik. So,waspadalah waspadalah. Mending ikutin pengajian rohis di sekolah ataupun ikutin majelis ta’lim di masjid-masjid, ato lebih keren lagi mampir baca-baca di ulul albaab insya Allah, hal-hal seperti inilah yang membawa pahala dan berkah. Alhamdulillah :)



116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, Maka Sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.(QS An Nisa/4 :116)

So gaes kesimpulannya jangan coba-coba baca zodiak, khawatir nanti setan lewat membisikan agar kita percaya. meskipuuuun sedikit namun sangat berbahaya, jadi jauhi ya !!!

Sekian pembasan kita kali ini. Semoga bermanfaat. Aamiin..
Wallahua’lam bishshowaab.
Wassalaamu ‘alaikum warohmatullahi wabarokaatuhu.

KENAPA HARUS HIJAB ? (PART IV~ENDING) *kisah penulis yang akhirnya memutuskan untuk berhijab



Assalamua’alaikum warohmatullahi wabarakaatuh

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, yang selalu melimpahkan rahmat dan karuniaNya kepada kita semua. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya. (aamiin :) )

 Tidak terasa KENAPA HARUS HIJAB sudah memasuki part IV nih, terima kasih kepada para pembaca karena sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca artikel-artikel kami, dan jangan bosan bosan untuk mengunjungi blog kami ya ^_^. Di artikel terakhir ini saya ingin memberikan sesuatu yang beda dari artikel-artikel sebelumnya, penasaran? Yuk cekidot...

Dulu waktu belum memutuskan untuk pake jilbab, saya selalu pengen keliatan cantik. Rambutnya ngga di tutup pake hijab. Kalau mau keluar sibuk dandan. Ya Alhamdulillahnya waktu itu pakaian saya masih sopan, enggak pake baju dan celana yang kurang bahan atau celana yang... kayanya pembaca tau nih kalimat ini “mba paha ayam aja bayar, masa paha mba gratis”. Maaf ya kalo agak frontal hehehe piss ^^v. Dari dulu ortu udah pesen kalo masuk SMA harus udah pake kerudung  (bisa dibaca di artikel part 2 tentang bedanya jilbab, hijab, dan kerudung/khimar).

 Udah masuk SMA nih, saya putuskan pake kerudung. Nah di SMA ini, ada guru agama yang bawel banget tentang pakaian. Ceritanya waktu itu libur,gara-gara kelas 3 ujian sekolah. Saya ke sekolah mau kerja kelompok, kesana saya pake celana jeans agak ketat. Di sekolah ketemu deh sama guru itu, sambil nyindir  “wah celananya kaya lepet ya” hem...  jleb banget ngga sih? Huh sindirannya emang dahsyat (hahaha :D piss pak ^^v). Habis disindir gitu saya cuma nyengir :D dalem hati bilang “kan pakenya sopan, celana jeans aja diributin”. Kira –kira beberapa bulan dari kejadian itu, beliau menyampaikan materi tentang pakaian. Muslimah itu ngga boleh membungkus aurat tapi menutup aurat. Arti dari membungkus sendiri yaitu ketat. Ternyata muslimah pakaiannya ngga boleh ketat loh, karena di akhir nanti akan muncul para wanita yang berpakaian namun hakikatnya telanjang. Ada di dalam hadits Rasulullah :

“Pada akhir ummatku nanti akan muncul para wanita yang berpakaian namun hakikatnya telanjang. Diatas kepala mereka terdapat sesuatu seperti punuk unta. Laknatlah mereka! Sesungguhnya mereka wanita-wanita terlaknat. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium aromanya, padahal aroma syurga itu dapat tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian (HR Thabrani, dalam al-Mu’jamus Shaghiir(hlm.232), dari hadits ibnu ‘Amr, dengan sanad shahih). Khusus dalam hadits ini semoga kita kaum muslimah tidak termasuk didalamnya, berjilbab tapi telanjang naudubillahimindzalik.
Hmm gitu.. ternyata ada di dalam hadits. Setelah kejadian itu saya mikirin terus, ternyata selain harus menutup aurat, kita harus memperhatikan kriteria sesuai syari’at. Ini dia kriteria yang harus dipenuhi untuk muslimah. Syarat dan ketentuan berlaku, tidak boleh di ralat apalagi dilanggar ^^



Setelah di renungkan, di pertimbangkan, di perhatikan, dipikirin sampe pusing sendiri *hah lebay*, sedikit-sedikit pakaian saya berubah, dan in shaaAlaah udah mantep buat pake hijab. Beberapa tahun kemudian, tepatnya kelas 3 saya ikut mengkaji islam di suatu organisasi. waktu itu mengkaji tentang jilbab, saya kira hijab, kerudung dan jilbab itu sama. Ternyata beda, Seperti dalam firman Allah QS Al Ahzab 59 :

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin:’Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. ‘yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Jilbab itu sejenis baju kurung yang lebar, longgar dan menutupi seluruh bagian tubuh. Lalu yang harus diperhatikan juga adalah telapak kaki. Sering dianggap remeh tapi fatal  juga, telapak kaki muslimah itu aurat jadi harus ditutup, pakai kaos kaki lebih praktis. Sebenarnya pakaian muslimah itu bisa di liat dari  mukenah. Kriterianya sesuai syari’at banget kan?
                Akhirnya saya memilih untuk berhijab dengan sempurna sesuai syari’at, ya walaupun akhlak belum sesempurna hijabnya. Tapi jangan pernah menyerah untuk menjadi lebih baik, karna akan ada banyak godaan untuk menjadi lebih baik. Hidup itu pilihan gaes, masih enggak mau pake hijab? Ya itu pilihan ukhti masing2. Setiap pilihan yang kita pilih,pasti ada konsekuensinya. Saat pilihannya ngga mau berhijab, konsekuensinya dapet dosa. Dan dosa yang dilakukan, berdampak juga pada orang tua ,apalagi pada ayah (bagi yang belum nikah). Tanggung jawab ayah sangat besar, dia akan ditanya saat anak perempuannya ngga mau pake hijab. Apa ngga kasian tuh sama ayah n ibu? Kita yang dosa tapi mereka juga yang kena dampaknya. Padahal mereka udah berjuang demi kebahagiaan anak-anaknya,  tapi apa balasannya? Mereka ikut menderita gara-gara anaknya :’(. Tak ada balasan yang lebih indah untuk mereka,selain menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Bisa membagiakan mereka baik di dunia maupun di akhirat. Menaati perintah Allah, RasulNya, dan berbakti kepada mereka adalah jalan untuk membawa mereka ke surga.aamiin, in shaaAllah J
Semoga kita bisa menjadi anak yang sholeh/sholehah yang bisa membahagiakan mereka, berguna untuk agama, dan menjadi pengemban dakwah yang kuat dan tangguh. Aamiin ^^
                Oke deh sekian dari saya,itulah sepenggal pengalaman saya yang dibagikan untuk para pembaca. Semoga  dapat dijadikan inspirasi dan renungan. Mohon maaf jika ada kesalahan dari artikel ini, karena kebenaran itu datangnya dari Allah.
Wassalamua’alaikum warohmatullahi wabarakaatuh.

Keistimewaan Bumi kita (part I)


Keistimewaan Bumi (Part I)

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuhu
Setelah mengurusi masalah perguruan tinggi, kami hadir kembali untuk berbagi ilmu bersama sahabat-sahabat Ulul Albaab :D. Oke langsung saja check this out!
Berbicara mengenai Bumi kita, ternyata Allah menempatkan kita di Planet yang istimewa looo.. ga percaya? Kita simak yaaa beberapa keistimewaan planet Kita.

1. Punya daratan
Ada beberapa planet besar dalam tata surya kita, seperti planet Jupiter, Saturnus dan Uranus, tetapi sayangnya ketiga planet itu tidak memiliki daratan, semuanya gas (kecuali inti). Tentu saja tidak mungkin dihuni oleh manusia karena tidak ada tempat berpijak.
Di dalam Al-Quran disebutkan bahwa manusia ditempatkan oleh Allah SWT di daratan dan juga lautan. “Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan dan di lautan. (QS. Yunus: 22)”

2. Suhu yang cocok
Bumi punya sistem pemanasan dan pendinginan otomatis yang sangat canggih, sehingga tidak membeku atau memanas secara ekstrem, meski mengelilingi matahari tanpa pernah berhenti.
Bandingkan dengan Pluto yang sudah “dipecat” dari keluarga tata surya kita. Suhu Pluto terbilang yang sangat rendah, sekitar minus 328 derajat Celsius. Dengan suhu “sesejuk” ini, dijamin tidak ada makhluk hidup yang bisa tinggal di planet itu.
Atau sebaliknya, daratan di planet Mercurius. Planet ini sangat dekat dengan matahari, sehingga suhunya sangat tinggi, bisa melelehkan logam timbal. Tentu saja, tidak ada manusia atau hewan yang akan tahan tinggal di planet ini.

3. Bumi punya air dan sistem penjernihannya
Allah SWT menyebutkan bahwa Dia menciptakan kehidupan dari air, sebagaimana firman-Nya berikut ini: “Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu menjadi hidup. (QS. Al-Anbiya': 30)”
Allah SWT tidak hanya menurunkan air untuk menutupi 2/3 permukaan Bumi, tetapi juga mempertahankan keseimbangan mekanisme yang ada di dalamnya. Dalam hal penyediaan air bersih misalnya, Bumi diberi Allah SWT mekanisme penyulingan air yang sangat mengagumkan. Tidak kurang dari 400 miliar ton air disirkulasi setiap tahun.
Air dari seluruh daratan mengalir ke lautan. Berkumpullah air kotor dari seluruh aktifitas makhluk hidup daratan. Di lautan itu terjadi berbagai proses biokimiawi dari ekosistem laut untuk dibersihkan kembali.
Dalam waktu yang bersamaan air samudra itu diuapkan oleh panas matahari menjadi awan yang kemudian digiring ke wilayah-wilayah yang membutuhkan air bersih di seluruh permukaan Bumi, dan turun sebagai hujan. Maha suci Allah. Sungguh besar energi yang terlibat dalam proses penyulingan dan pendistribusian ratusan miliar ton air itu.
Dan air dalam jumlah yang cukup itu sampai hari ini hanya ada di Bumi, di planet lain memang ada asumsi ditemukannya air, tetapi jumlah, kandungan dan keadaannya masih menjadi perdebatan.
Menurut para ahli, air sebenarnya tidak terbentuk di permukaan Bumi, melainkan datang dari luar angkasa dalam bentuk bongkahan-bongkahan es membeku seperti komet yang menyerbu Bumi. Dan air kiriman itu sengaja dipertahankan menetap di Bumi. Kalau kita hubungkan teori ini dengan salah satu firman Allah SWT, mungkin ada benarnya. Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran, lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya. (QS. Al-Mu'minuun: 18)

4. Bumi punya atap pelindung
Angkasa luar itu ternyata ganas dan mematikan. Setidaknya yang kita tahu ada dua ancaman, pertama tabrakan benda angkasa (meteorit) dan kedua adalah ancaman dari sinar matahari.
Di langit ternyata banyak bertebaran benda angkasa, mulai dari yang kecil sampai yang sebesar gunung, yang suatu saat apabila melintasi planet dan tertarik oleh gravitasi planet tersebut. Maka dapat dipastikan benda angkasa itu dapat menghantam planet tersebut. :’(
Sinar matahari, apalagi badai matahari, akan membuat semua makhluk hidup mati seketika. Di mana kita berada, kalau dekat dengan matahari selalu ada resiko kematian.
Maka diperlukan sebuah atap yang melindungi planet kita, dan ternyata eh ternyata.. hehe :D Allah menjadikan Atmosfer kita ini sebagai atap yang melindungi dari cahaya maut matahari. Maha benarlah Allah SWT ketika berfirman: “Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda yang terdapat padanya.” (QS. Al-Anbiya': 32)

Sebenarnya masih ada beberapa lagi, hanya saja kami menetapkan batasan dalam merangkai artikel, jadi kita tunggu part II muncul yaaa!! :) o yaaa, jgn lupa share ke teman2 kalian yaaa..
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuhu